Friday, 8 January 2016

Deposito Yuk

Deposito ? mungkin bagi beberapa orang masih bingung apa itu deposito, bagaimana cara kerjanya, apa keuntungannya, dan mungkin masih banyak pertanyaan lain.

Di sini penulis ingin sedikit berbagi informasi terkait apa itu Deposito. 

Menurut Wikipedia Deposito atau yang sering juga disebut sebagai deposito berjangka, merupakan produk bank sejenis jasa tabungan yang biasa ditawarkan kepada masyarakat. Menurut Undang-undang No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan Indonesia “Deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank.” 

OKE......dari pengertiannya sudah jelas semacam tabungan. Lanjut, lalu apa saja jenis-jenis Deposito ?


Jenis-jenis Deposito

Pada umumnya deposito dapat digolongkan menurut jangka waktu menuju maturity. Beberapa penggolongan deposito tersebut adalah sebagai berikut :


A. Demand deposit (Rekening Koran)

Demand deposit (rekening koran) pada bank-bank di Amerika Serikat dapat digolongkan menjadi lima macam, yaitu :
  1. Inter bank deposit (deposito-deposito antar bank) yaitu deposito yang disimpan, baik dengan bank yang mendepositokan maupun bagi yang menerimanya.
  2. Deposito-deposito pemerintah Amerika Serikat bagi bank-bank dagang disebut oleh bank-bank sebagai rekening–rekening pajak dan pemberian pinjaman (Tax and loan atau T & accounts), karena timbul proses-proses perpajakan dan pemberian pinjaman.
  3. Deposito negara bagian dan daerah, merupakan deposito-deposito berbagai macam pembagian unsur politik termasuk distrik-distrik, sekolah dan sebagainya.
  4. Deposito-deposito pemerintahan yang disimpan oleh para individu firma-firma dan perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum.

Thursday, 7 January 2016

MEA SUDAH DATANG, SIAPKAH ANDA ?

Jakarta (ANTARA News) - Para pemimpin Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) hampir dua dekade lalu sepakat membentuk pasar tunggal di kawasannya pada akhir 2015, yang dikenal sebagai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Mereka sepakat, agar daya saing Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) meningkat sekaligus bisa menyaingi Tiongkok dan India untuk menarik investasi.

Pembentukan pasar tunggal yang berlaku mulai Januari 2016 ini memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara yang sepakat dalam ASEAN Economic Community (AEC) atau MEA sehingga kompetisi akan makin ketat.

MEA tidak hanya membuka arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja profesional, seperti dokter, pengacara dan akuntan.

Selain itu, MEA juga membuka arus bebas investasi dan arus bebas modal di kawasan yang merupakan kekuatan ekonomi ketiga terbesar setelah Jepang dan Tiongkok.

Bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi), memasuki era MEA itu artinya peningkatkan kemampuan untuk berkompetisi menghadapi persaingan, dan menjadi hal penting.

Presiden berharap masyarakat tidak takut terhadap persaingan.

Sebenarnya, Presiden Jokowi menilai, hampir semua kepala negara di ASEAN ketika bertemu dirinya justru mengkhawatirkan negara mereka kebanjiran produk dari Indonesia. Mereka beranggapan, justru Indonesia yang diuntungkan dalam penerapan MEA.

Saturday, 22 March 2014

Aksi Ambil Untung Bikin Wall Street Melemah




Liputan6.com, New York - Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan saham Jumat (Sabtu pagi) seiring investor melakukan aksi ambil untung setelah indeks saham S&P menyentuh level tertinggi.
Pada penutupan perdagangan saham Jumat waktu New York, indeks saham Dow Jones melemah 28,28 poin ke level 16.302,77, atau turun 0,17%. Indeks saham S&P 500 tergelincir 5,49 poin atau 0,29% ke level 1.866,52. Pelemahan indeks saham ini juga diikuti indeks saham Nasdaq yang turun 42,49 poin atau 0,98% ke level 4.276,78.
Selama sepekan, indeks saham Dow Jones naik 1,5%. Indeks saham S&P 500 menguat 1,4%. Lalu indeks saham Nasdaq naik 0,7%. Demikian mengutip dari Reuters, Sabtu (22/3/2014).
Volume perdagangan saham cenderung lesu di tengah pasar saham positif menunjukkan keyakinan pelaku pasar terbatas. Namun volume cukup besar pada Jumat pekan ini mendorong indeks saham menyeimbangkannya.
Menjelang akhir pekan, volume perdagangan saham mencapai 9,6 miliar saham. Angka ini jauh di atas rata-rata perdagangan saham 6,69 miliar saham.